Bandara Ini Memanfaatkan Robot Pintar untuk Membantu Penumpang

Dunia saat ini terus mengalami perkembangan teknologi digital, baik mesin dan perangkat lunak. Ini terjadi di semua bidang, termasuk penerbangan.

Penumpang sekarang hanya harus duduk manis dan robot, mereka memindai wajah mereka dan mengurus barang-barang mereka. Penumpang dapat melewati pemeriksaan dengan cepat tanpa harus antri terlalu lama. Tentu saja, proses transit juga bisa difasilitasi ketika bepergian ke suatu negara.

Bandara di masa depan

Bandara di beberapa negara mulai mengubah konten bandara secara umum. Jika di masa lalu beberapa fasilitas dengan kursi improvisasi dan beberapa restoran yang menyajikan hidangan umum terlihat tua. Sekarang bandara semakin berkembang dengan pusat perbelanjaan modern. Tentu saja, ini akan memiliki efek positif pada suasana hati para penumpang yang pada dasarnya ingin bersenang-senang. (jual komponen robot)

Selain itu, beberapa bandara telah mulai menggantikan stasiun kerja robot manusia. Seperti mesin penjual otomatis dan check-in untuk memasuki pesawat, apa yang dapat dilakukan hanya oleh mesin. Selain itu, robot itu juga membawa koper ke lapangan bandara di bandara Incheon di Seoul. Robot jenis ini, yang bahkan membawa seragam sebagai atribut, juga digunakan oleh manajer bandara Changi, Singapura.

Namun, perubahan ini tidak dilakukan di bandara di Amerika Serikat dan Eropa. Kedua negara fokus untuk meningkatkan sisi penerbangan. Ini didasarkan pada hasil pengembangan di bidang penerbangan yang sangat berguna di hampir seluruh belahan dunia.

Penggunaan robot untuk kepuasan penumpang

Meskipun sudut pandang berbeda, tetapi kemajuan bandara telah menjadi faktor penting yang mempengaruhi kepuasan penumpang. Ini juga tercermin dalam visi bandara Amsterdam Schiphol, yang pada tahun 2019 dianggap sebagai bandara dengan inovasi teknologi terbaik di dunia. Administrasi bandara telah menguji pemindai bagasi untuk melewatkan cairan dan laptop di dalam tas penumpang. Sistem ini dapat direalisasikan menggunakan teknologi biometrik.

Kemajuan teknologi juga akan memiliki robot yang akan mengangkut koper dan penumpang lainnya. Robot itu memindai wajah penumpang untuk mengenali pemilik koper. Kemudian, robot ini mengangkut produk ke area penagihan produk. Penumpang hanya harus menunggu hingga waktu keberangkatan di ruang santai untuk pesawat.

Para pengembang di Swiss telah melahirkan Robot Keke yang disebut Sita. Robot ini secara otomatis akan mengangkut penumpang secara otomatis ke bagasi. Penumpang hanya perlu memindai boarding pass dengan peralatan yang tersedia dan robot akan menunjukkan bahwa penumpang dapat menginstal sendiri. Lalu cetak tanda terima sebagai bukti bahwa koper milik Anda sebagai penumpang.